Kontak | Indonesia | English

Beranda > Pinjaman > Jenis Kredit Dan Pembiayaan > Kredit Usaha > Kredit Usaha Rakyat: Modal Usaha Didapat Perekonomian Jadi Sehat!

Share

KREDIT USAHA RAKYAT: MODAL USAHA DIDAPAT PEREKONOMIAN JADI SEHAT!




Dirgahayu Republik Indonesia (RI)! Dirgahayu negeri tercinta!
Menyambut hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-72, mari bekerja bersama
mewujudkan Indonesia yang lebih maju.
Bersama kita tinggalkan budaya konsumtif, dan mulai melakukan sesuatu yang lebih
produktif. Dimulai dari diri sendiri, lalu berbagi informasi dan bersama menjadikannya suatu
budaya yang baik.

Bagaimana cara menjadi produktif? Tentu banyak pilihannya, salah satunya bisa buka
usaha sendiri. Selain untuk membuktikan eksistensi diri, kamu juga membuka lapangan
pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Selain itu, produktivitasmu sendiri yang akan
menentukan besarnya pendapatanmu. Jangan lekas puas dengan menjadi karyawan kecil
dengan pendapatan bulanan yang segitu-gitu aja.
Di sisi lain, biasanya para pebisnis pemula punya kendala permodalan untuk memperbesar
usahanya, apalagi untuk bersaing dengan pengusaha yang sudah punya modal lebih besar.
Sementara ide mencari pinjaman sering terpatahkan karena belum tau mau jaminin apa.
Kendaraan belum punya, apalagi properti.

Nggak perlu bingung, coba manfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)!
Kamu jangan ‘anti’ dulu ya kalau mendengar kata ‘kredit’. Takut bunganya besar, takut
nggak bisa bayar, atau malas membayangkan cicilannya tiap bulan.
Kredit memang sekilas terdengar seperti ‘ngutang’, sehingga meninggalkan kesan negatif
bagi sebagian orang. Padahal, nggak selamanya utang itu negatif, kok! Selama
dimanfaatkan untuk sesuatu yang mendukung produktifitasmu, dan selama usaha kamu
memang memiliki kemampuan membayar yang baik/ feasible, sah-sah saja kalau kamu mau meminjam dana.

Lalu apa sih yang dimaksud dengan KUR?
KUR adalah fasilitas pinjaman dana yang diberikan oleh perbankan kepada pengusaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan Koperasi yang feasible tapi belum bankable.
Maksudnya, usaha tersebut memiliki prospek bisnis yang baik dan debitur memiliki
kemampuan untuk mengembalikan pinjaman, namun mempunyai keterbatasan dalam
pemenuhan persyaratan yang ditetapkan perbankan misalnya belum memiliki agunan
berupa aset tertentu.

Untuk memanfaatkan fasilitas KUR, debitur tidak diwajibkan untuk memberikan agunan
tambahan, melainkan cukup agunan pokok berupa usaha yang layak dan sudah berjalan
aktif selama 6 (enam) bulan, atau obyek yang dibiayai oleh KUR tersebut (untuk jenis KUR
investasi). Penting bagi bank untuk memastikan bahwa usahamu telah berjalan dengan aktif
selama jangka waktu tersebut.

Dalam penyalurannya, KUR dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung dan
tidak langsung. Penyaluran KUR secara langsung dilakukan oleh UMKM dan Koperasi
dengan cara mendatangi kantor cabang bank pelaksana. Namun untuk mendekatkan
pelayanan kepada usaha mikro, penyaluran KUR dapat dilaksanakan secara tidak langsung,
yaitu melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan KSP/ USP Koperasi, atau melalui linkage
program lainnya yang bekerjasama dengan bank pelaksana.
UMKM dan Koperasi yang dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha
produktif antara lain:
1. Perdagangan, termasuk kuliner dan eceran;
2. Pengolahan, termasuk industri kreatif di bidang periklanan, fashion, film, animasi, video,
dan alat mesin pendukung kegiatan ketahanan pangan;
3. Jasa-jasa, termasuk penyediaan akomodasi, transportasi, pendidikan, dan
kemasyarakatan;
4. Pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan; dan
5. Jasa keuangan simpan pinjam.

Terhitung per tahun 2016, bunga KUR di bank telah menerima subsidi dari pemerintah
sebanyak 13%. Hal tersebut berarti bunga KUR yang awalnya diberikan 22% pada tahun
2014, sudah turun menjadi 9%.

Sayangnya, saat ini mungkin banyak masyarakat yang belum mengetahui KUR dan belum
berani mengajukan kredit tersebut ke bank. Padahal, masyarakat Indonesia memiliki potensi
yang besar untuk menjalankan usahanya dengan baik, bila dibimbing dan dibina.
Untuk mendukung program KUR, berbagai sektor/ pihak mulai dari pemerintah, perbankan,
lembaga penjamin kredit dan masyarakat, punya ‘pekerjaan’ penting.

Bagi anak muda yang baru ingin memulai usaha, sesuaikan dengan minatmu, dan
maksimalkan setiap potensi yang ada pada dirimu. Tidak perlu takut untuk memulai, dan
jangan ragu untuk mengikuti berbagai macam pendidikan atau pelatihan yang dapat
mengingkatkan kemampuan usahamu. Persiapkan usahamu secara matang. Jika sudah
berjalan aktif selama 6 bulan, kamu bisa menambah modal dengan KUR.

Jika semua sektor mampu melakukan ‘pekerjaannya’ dengan baik, Indonesia pasti bisa
menjadi selangkah lebih maju. Yuk, ajak teman-teman dan orang di sekitarmu untuk menjadi lebih produktif! Jangan ragu untuk memulainya hari ini.
Hari gini uang masih abis cuma buat jalan-jalan dan belanja? Nggak keren deh! Mending
buka usaha. Sudah banyak orang yang mulai, kamu jangan sampai ketinggalan ya..

#SikapiUangmu dengan bijak. Cerdas mengelola, masa depan sejahtera.

Rating

Senang
33%
Puas
14%
Menginspirasi
48%
Tidak Peduli
5%