Kontak | Indonesia | English

Beranda > Tips Keuangan > Artikel Tips Keuangan > 7 Fakta Reksa Dana Syariah

Share

7 FAKTA REKSA DANA SYARIAH




Hai Sobat Sikapi, liburan panjang segera berakhir dan saatnya bersiap-siap kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari. Tetapi untuk urusan ‘menambah’ ilmu terkait literasi keuangan kita harus jalan terus ya.  Nah, setelah minggu lalu membahas mengenai investasi syariah, tentunya Sobat Sikapi ingin tahu lebih lanjut ke produk-produk investasi syariah yang ada salah satunya adalah Reksa Dana Syariah.

 

Reksa Dana Syariah adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti : saham, obligasi, dan instrumen pasar uang yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah Islam antara lain dengan portofolio penempatan dana di instrumen keuangan syariah seperti saham syariah dan sukuk.

 

Berikut adalah 7 fakta Reksa Dana yang harus kamu ketahui sebagai calon investor!

 

1.      Produk reksa dana syariah dijamin kesyariahannya oleh DPS;

2.      Reksa dana syariah dikelola oleh unit khusus;

3.      Reksa dana syariah dikelola oleh manajer investasi syariah;

4.      Reksa dana syariah memiliki banyak pilihan produk;

5.      Reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri pertama di Indonesia;

6.      Reksa dana syariah memiliki rata-rata pertumbuhan market cap paling tinggi; dan

7.      Market place reksa dana syariah  tersedia secara offline maupun online.

 

Bagi Sobat Sikapi yang tertarik untuk segera berinvestasi di Reksa Dana, berikut hal-hal yang harus kamu ketahui untuk membeli reksa dana:

1.      Pembelian Reksa Dana dapat dilakukan secara langsung melalui perusahaan Manajer Investasi yang menerbitkan dan mengelola Reksa Dana atau bisa melalui Bank yang bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD);

2.      Dalam membeli Reksa Dana, persyaratan awal calon investor adalah harus memiliki kartu identitas (KTP/SIM) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), agar dapat membuka rekening sebelum membeli Reksa Dana.

3.      Investor wajib melakukan proses KYC (Know Your Customer) dan investor diwajibkan untuk melakukan pertemuan dengan pihak Manajer Investasi atau APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) minimal 1 kali.

 

            Yuk Sobat Sikapi, segera sisihkan pemasukan kamu untuk berinvestasi di produk-produk pasar modal dan jadi investor sejak dini! Cerdas mengelola keuangan, masa depan sejahtera! J



Rating

Senang
35%
Puas
8%
Menginspirasi
42%
Tidak Peduli
15%

Daftar Perusahaan Fintech Lending Yang Berizin dan Terdaftar di OJK per 11 Juni 2020

Selengkapnya >>

v

Tips Terpopuler

Mengenal Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Baca selengkapnya >>
Ayo Bantu Pemerintah Menguatkan Nilai Tukar Rupiah Dengan Cara Sederhana Ini!
Baca selengkapnya >>
7 Fakta Reksa Dana Syariah
Baca selengkapnya >>
Apa Perbedaan Blacklist Nasional, BI Checking, dan Sistem Informasi Debitur?
Baca selengkapnya >>
Mengenal Program Pensiun, Perencanaan Kesejahteraan Hari Tua
Baca selengkapnya >>

Tips Terbaru

Mau berkurban tapi masih pandemi? Jangan panik… online ajaaaa
Baca selengkapnya >>
Diderot Effect: Jangan Terbiasa Membeli Apa Yang Tidak Kamu Butuhkan!
Baca selengkapnya >>
Tips Atur Portofolio Investasi di Era New Normal demi ‘Cuan’ Maksimal
Baca selengkapnya >>
Ayah Sang Menteri Perencanaan “Keuangan” Keluarga
Baca selengkapnya >>
Kelebihan dan Kekurangan Belanja Online
Baca selengkapnya >>