Kontak | Indonesia | English

Beranda > Investasi > Jenis Investasi > Surat Utang Negara > Milenial, Mau Investasi Sambil Membangun Negeri? Coba ORI

Share

MILENIAL, MAU INVESTASI SAMBIL MEMBANGUN NEGERI? COBA ORI


Banyak instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang dipasarkan pada masyarakat, beberapa bulan belakangan yang paling sering kita dengar adalah peluncuran ST (Sukuk Tabungan) dan SBR (Savings Bond Ritel) yang merupakan salah dua instrumen surat berharga negara. Kalau yang paling fresh saat ini dan sedang dalam masa penawaran ada ORI atau Obligasi Negara Ritel seri ORI016. ORI pertama kali terbit pada tahun 2006 menjadikannya surat utang negara yang tertua di antara yang lain, sejak saat itu ORI selalu diterbitkan pemerintah minimal satu kali setiap tahunnya. Tidak seperti surat berharga negara lainnya yang dalam satu tahun bisa terbit beberapa seri, sepuluh tahun belakangan ORI hanya diterbitkan tiap satu tahun sekali. Jadi jangan sia-siakan kesempatan yang datang ini Sobat.

 

Sebenarnya apa sih Obligasi Negara Ritel itu?

Obligasi Negara Ritel atau ORI adalah salah satu jenis surat berharga negara yang dijual oleh Pemerintah kepada investor ritel dalam bentuk tanpa warkat di pasar perdana domestik dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Sama seperti surat berharga negara lainnya, dana yang terkumpul dari penerbitan ORI sepenuhnya akan digunakan untuk pembiayaan APBN diantaranya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, jadi secara ngga langsung kamu sudah ikut membantu pembangunan negara. ORI juga sudah pasti aman Sobat karena diterbitkan oleh pemerintah.

 

Lalu apa bedanya ORI dengan surat berharga negara lainnya?

Perbedaan yang pertama adalah adanya potensi capital gain karena ORI dapat diperjualbelikan di pasar sekunder antar investor domestik (individu maupun institusi). Tentunya capital gain hanya bisa didapat bila harga jual lebih tinggi daripada harga saat kita beli, namun kalau yang terjadi sebaliknya pasti ada kerugian yang didapat. Perdagangan ORI di pasar sekunder atau bursa secara umum sama dengan jual beli saham, bedanya pada ORI menggunakan istilah “unit” dan “persen”.

Perbedaan selanjutnya, kupon ORI bersifat fixed rate atau tetap dari awal hingga akhir jatuh tempo (bila tidak dijual). Meskipun kuponnya tetap namun tetap menguntungkan karena tingkat kuponnya diatas bunga deposito bank BUMN pada saat penerbitan, saat ini bunga deposito di beberapa bank BUMN yang tertinggi hanya sebesar 6,50%.

 

Masalah anak muda (yang tua mungkin mengalami juga) jaman sekarang, kebanyakan bingung mau menempatkan uang yang dimiliki di mana. Tabungan di bank udah punya, pingin gitu simpan uangnya di tempat lain yang lebih menguntungkan alias investasi tapi gak tau harus gimana dan ke mana. Nah, ORI bisa jadi pilihan. Saat ini yang sedang dalam masa penawaran ada ORI016 yang bisa kamu beli selama masa penawaran tanggal 2 – 24 Oktober 2019. Sobat bisa membeli dengan minimal pemesanan 1 unit = Rp1 juta hingga kelipatannya maksimal senilai Rp3 miliar. Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa kupon ORI bersifat fixed rate, tingkat kupon ORI016 tetap sebesar 6,80% per tahun, kupon pertama akan dibayarkan pada 15 Desember 2019. Kupon atau bunga selanjutnya akan dibayarkan tiap tanggal 15 (hari kerja) setiap bulannya dan sudah dikenakan pajak/ PPh final sebesar 15%.

Oiya meskipun dapat diperjualbelikan, ORI016 punya minimum holding period yaitu masa dimana investor ORI016 belum boleh memindahbukukan kepemilikan ORI-nya, yaitu hingga 15 Desember 2019, setelah tanggal itu baru deh investor boleh memperjualbelikan ORI yang dimiliki. Kalaupun tidak mau diperjualbelikan kembali Sobat juga masih bisa menyimpannya hingga jatuh tempo selama 3 tahun yakni sampai 15 Oktober 2022.

 

Tertarik? Dalam rangka menghasilkan keuangan yang inklusif, kini Sobat bisa bertransaksi ORI kapan saja dan di mana saja bahkan dengan hanya menggunakan smartphone karena semuanya sudah menggunakan sistem online. Sobat bisa langsung melakukan pemesanan melalui mitra distribusi (MiDis) yang bekerja sama, seperti Bank Umum, Perusahaan Efek, Perusahaan Efek Khusus (APERD Fintech), dan Perusahaan Fintech (Peer-to-Peer Lending).

Berikut daftar mitra distribusinya. https://www.kemenkeu.go.id/ori#

 

Pemesanan ORI016 hanya dapat dilakukan selama masa penawaran lho, jadi buruan hubungi mitra distribusi pilihan kamu mumpung masih ada waktu dan sebelum uang kamu lenyap tak berbekas. Selamat berinvestasi Sobat Sikapi!

 
* * * * * *

Sumber:

https://www.kemenkeu.go.id/ori#

https://market.bisnis.com/read/20190930/92/1153878/obligasi-ritel-ori016-tawarkan-kupon-68-persen

https://www.cnbcindonesia.com/investment/20181113153426-21-41937/mengenal-obligasi-ritel-pemerintah-apa-saja

 

Rating

Senang
0%
Puas
67%
Menginspirasi
33%
Tidak Peduli
0%

Daftar Perusahaan Fintech Yang Berizin dan Terdaftar di OJK Per Agustus 2019

Selengkapnya >>

v

Tips Terpopuler

HIMBAUAN WASPADAI PENAWARAN INVESTASI 57 ENTITAS INI! (Siaran Pers Mengenai 57 Entitas yang Dipantau dan Diawasi Satgas Waspada Investasi)
Baca selengkapnya >>
KATA SIAPA BUKA REKENING SAHAM ITU SUSAH? BACA ARTIKEL BERIKUT INI UNTUK TAHU LEBIH LANJUT!
Baca selengkapnya >>
PENYEBAB NAIK TURUN HARGA SAHAM SUATU PERUSAHAAN
Baca selengkapnya >>
Cermati Legalitasnya, Bukan Besar Bonusnya
Baca selengkapnya >>
INVESTASI SAHAM JUGA HARUS PUNYA STRATEGI DONG! YUK, BAGI INVESTOR PEMULA SIMAK ARTIKEL BERIKUT INI!
Baca selengkapnya >>

Tips Terbaru

Milenial, Mau Investasi Sambil Membangun Negeri? Coba ORI
Baca selengkapnya >>
Daftar Perusahaan Fintech Lending, Pergadaian, Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin per Oktober 2019
Baca selengkapnya >>
Mau Tambah Cuan? Investor Bisa Pertimbangkan DIRE
Baca selengkapnya >>
Hai Calon Investor, Yuk Mengenal Jenis Pasar Modal
Baca selengkapnya >>
Harga Emas Naik Turun, Apa Penyebabnya?
Baca selengkapnya >>