Kontak | Indonesia | English | Masuk
  • Menu
  • KEUANGANKU ▾
  • SIMPANAN ▾
  • INVESTASI ▾
  • PINJAMAN ▾
  • PROTEKSI ▾
  • MATERI & ALAT ▾
  • KEGIATAN ▾
  • BERITA
  • DATA LINK

Beranda > Keuanganku > Tips Keuangan > Artikel Tips Keuangan > Yuk, Simak Cara Mengelola Keuangan Bagi Bapak/Ibu Guru

Share

YUK, SIMAK CARA MENGELOLA KEUANGAN BAGI BAPAK/IBU GURU






Keberadaan guru tentunya memiliki peran yang sangat berarti dan berharga yah dalam mewarnai kehidupan kita Sobat. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa guru merupakan pekerjaan yang mulia dan bukan profesi yang sembarangan. Hal ini karena guru adalah seorang pendidik dan pembimbing yang berperan penting memberikan ilmu pengetahuan dan membentuk budi pekerti anak didiknya agar masa depannya lebih baik dimana nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa. Oleh sebab itu, kita mengenal istilah guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Pada perayaan hari guru nasional ini, mari kita mendoakan semoga para guru yang telah berjasa dalam kehidupan kita agar memiliki kehidupan yang lebih sejahtera.


Sobat Sikapi pastinya menginginkan kehidupan yang sejahtera dan terhindar dari kesulitan finansial kan. Nah, hal ini tentunya merupakan keinginan setiap orang tidak terkecuali bagi para guru.  Oleh karena itu, di bawah ini kita akan membahas terkait cara mengelola keuangan bagi guru. Pastinya, mengelola keuangan bagi guru merupakan hal yang penting untuk diketahui sejak dini agar saat memasuki usia pensiun nanti para guru tidak akan mengalami kesulitan finansial dan tetap dapat melanjutkan kehidupannya dengan sejahtera.

1.    Memiliki Tujuan Finansial

Memiliki tujuan finansial merupakan hal yang penting untuk dimiliki sejak dini agar para guru dapat merencanakan keuangannya dan mulai mengelola penghasilannya dengan lebih baik dan terarah untuk mencapai tujuan finansial di masa depan, misalnya memiliki dana pensiun atau membeli aset (rumah atau tanah). Oleh karena itu, tentukanlah tujuan finansial sejak dini. Sebab, dengan mengetahui tujuan finansial, maka hal ini dapat membuat guru lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan dengan cara membatasi pengeluaran yang tidak diperlukan sesuai skala prioritas demi tujuan finansial.

 

2.    Mengelola Gaji dengan Bijak

Gaji seorang guru bisa sangat bervariasi karena dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti golongan kepangkatan pegawai, kompetensi, sertifikasi pendidik, penilaian kinerja, pengalaman kerja dan faktor lainnya. Berapa pun jumlah pendapatan gaji yang diterima, hal yang terpenting adalah bagaimana mengelola gaji tersebut secara bijak. Oleh karena itu, melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan serta menyusun anggaran per bulan merupakan hal yang penting agar dapat mengelola gaji dengan bijak.

 

3.    Menabung dan investasi

Agar memiliki kondisi finansial yang baik, mulailah menyisihkan pendapatan untuk menabung maupun berinvestasi sedini mungkin. Hindari untuk menghabiskan gaji tanpa terkontrol sesuai dengan rencana anggaran yang telah dibuat dan mulailah untuk menabung serta berinvestasi bahkan sejak menerima gaji pertama. Jika Sobat yang juga berprofesi sebagai guru belum melakukan hal ini, maka Sobat dapat memulai dari sekarang agar dapat mewujudkan kehidupan yang sejahtera di masa pensiun nanti. Di era digital saat ini masyarakat sangat mudah untuk memperoleh materi literasi keuangan sepanjang terhubung dengan jaringan internet, diantaranya terkait informasi keuangan dapat Sobat akses melalui minisite sikapiuangmu.ojk.go.id. Namun, dalam berinvestasi tentunya para guru perlu memastikan terlebih dahulu bahwa lembaga jasa keuangan yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

 

4.    Menambah Penghasilan

Untuk menambah kekuatan finansial, selain mengandalkan gaji, para guru juga dapat menambah sumber pendapatan dengan cara mencari pekerjaan tambahan seperti memberikan les privat tambahan di luar pelajaran, membuka usaha sampingan ataupun pekerjaan tambahan lainnya. Dengan memiliki penghasilan tambahan, hal ini dapat memperkuat kondisi keuangan dan mempercepat upaya pencapaian tujuan finansial.

 

Nahh Sobat, itulah tips dari kami yang dapat dilakukan oleh para guru dalam mengelola keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan hal wajib untuk diketahui oleh setiap orang. Tentunya, selain memahami informasi tentang mengelola keuangan, memahami karakteristik produk/layanan serta industri jasa keuangan juga merupakan hal penting karena memiliki hubungan yang erat dalam hal keuangan.

Agar pengelolaan keuangan dapat terlaksana dengan baik, sangat penting untuk mengenal dan mengetahui industri jasa keuangan yang ada. Sebagai bentuk dukungan OJK dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak dini, OJK telah menyediakan buku seri literasi keuangan bagi siswa didik jenjang Pendidikan formal dari mulai tingkat PAUD, SD s.d perguruan tinggi yang dapat diunduh melalui sikapiuangmu.ojk.go.id. Melalui buku tersebut, para Guru diharapkan dapat memberikan pengetahuan terkait industri jasa keuangan kepada muridnya agar memiliki literasi keuangan yang baik sejak dini. Sebab dengan literasi keuangan yang baik, maka hal tersebut dapat membantu Sobat Sikapi hidup lebih sejahtera dan terhindar dari kerugian finansial yang tidak diinginkan.

Rating

Senang
0%
Puas
0%
Menginspirasi
0%
Tidak Peduli
0%

Daftar Perusahaan Fintech Lending Yang Berizin dan Terdaftar di OJK per 5 November 2020

Selengkapnya >>

v

Tips Terpopuler

Menjadi Millenial yang Cerdas Keuangan
Baca selengkapnya >>
YAKIN SUDAH KENAL MEKANISME TRANSFER ANTAR BANK?
Baca selengkapnya >>
NGGA MAU PENGAJUAN KREDIT DITOLAK? BACA ARTIKEL INI!
Baca selengkapnya >>
SADARI, AMATI, IKUTI PERKEMBANGAN FINANCIAL TECHNOLOGY
Baca selengkapnya >>
Alat Pembayaran Makin Berkembang, Transaksi Makin Mudah, Makin Bijak Mengelolanya
Baca selengkapnya >>

Tips Terbaru

Hindari Uang Habis di Awal Tahun dengan Kebiasaan Ini!
Baca selengkapnya >>
Perencanaan Keuangan bagi Orang Tua Baru
Baca selengkapnya >>
Yuk! Intip Biaya Lain Di Balik Pembelian Rumah
Baca selengkapnya >>
Menilik Rupa Layanan Jasa Perbankan
Baca selengkapnya >>
Yuk, Simak Cara Mengelola Keuangan Bagi Bapak/Ibu Guru
Baca selengkapnya >>