Kontak | Indonesia | English

Beranda > Keuanganku > Siklus Kehidupan Keuangan > Masa Dewasa

Masa Dewasa


Ketika telah beranjak dewasa, kita akan menghadapi masa lajang dan masa berkeluarga. Dari kedua masa tersebut, tentunya kita akan memiliki perbedaan kebutuhan.

Setelah mulai masuk ke dunia kerja, kita mulai melepas ketergantungan keuangan  dari orang tua. Oleh karena itu, perencanaan keuangan mulai dirasakan semakin penting pada masa ini.

Hal-hal penting pada masa lajang dan bekerja ini adalah kebutuhan dana jangka pendek seperti dana menikah dan dana membeli rumah. Bagi Anda yang akan berkeluarga, hal ini merupakan kebutuhan utama.

Di usia muda, seseorang juga dapat mulai memilih instrumen investasi dengan risiko yang relatif lebih tinggi dengan harapan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu panjang, tentunya dengan catatan kita harus memahami potensi dan risiko berinvestasi di pasar modal. Contohnya adalah memiliki portofolio investasi berisi saham, obligasi, dan reksa dana saham. 

Produk asuransi kesehatan diperlukan karena mahalnya biaya pengobatan. Produk asuransi kematian juga diperlukan untuk dapat menjaga ketersediaan dana bagi orang tua, kakak, dan adik yang secara finansial masih bergantung sekiranya terjadi sesuatu.

Produk keuangan yang mungkin dibutuhkan pada tahapan ini adalah:

TahapanProduk keuangan
Mulai bekerja, persiapan menikah
  • Tabungan, deposito, kredit perbankan dan/atau pembiayaan (untuk dana pernikahan, kredit kendaraan, dll)
  • Asuransi jiwa, asuransi kesehatan, unit link
  • Reksa dana ritel, Obligasi Ritel (ORI), Saham


Selanjutnya, ketika kita menikah dan memiliki, pada mulanya, biasanya pendapatan masih relatif kecil. Sementara itu, pengeluaran seperti cicilan rumah dan kendaraan sudah mulai diperlukan sehingga suami dan istri biasanya harus bekerja. 

Pada waktu seseorang mulai meminjam uang dari bank atau memanfaatkan lembaga pembiyaan, perlu diperhatikan aturan umum yang berlaku, yaitu besaran total cicilan dari pinjaman sebaiknya tidak melebihi 30% dari total pendapatan seseorang atau pendapatan keluarga (jumlah pendapatan suami dan istri).

Dalam tahap ini, proteksi asuransi jiwa disarankan keuangan keluarga biasanya bergantung pada suami dan istri. Dengan demikian, apabila hal-hal yang tidak diinginkan harus terjadi pada salah satu dari mereka, maka akan berdampak pula bagi keuangan keluarga.

Hal lain yang juga perlu dipikirkan adalah menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk dana di hari tua. Sebab apabila persiapan hari tua dilakukan sejak dini, maka beban penyisihan per bulan tidak terlalu berat apabila dibandingkan masa mendekati pensiun baru kita menyiapkan dana pensiun tersebut.

Kemudian ketika masa menikah telah memiliki anak, banyak keputusan penting dibuat oleh suami dan istri yang baru menjadi orang tua. Apakah ibu berhenti bekerja untuk menjaga si bayi atau pengeluaran tambahan harus dikeluarkan untuk keperluan pengasuh. Apabila si ibu berhenti bekerja, ketergantungan kepada suami akan meningkat sehingga asuransi perlindungan penggantian pendapatan (income protection insurance) diperlukan.

Kebutuhan utama lainnya pada masa menikah dengan anak adalah persiapan dana pendidikan anak. Orang tua akan dihadapkan dengan tantangan berat untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan sambil mempertahankan gaya hidup dengan pengeluaran sehari-hari yang pasti sedang tinggi-tingginya.

Produk-produk keuangan seperti tabungan, deposito bank, reksadana, dan asuransi unit link merupakan portofolio investasi yang dapat dipilih. Di usia masa menikah, mereka dapat memilih instrumen investasi dengan risiko lebih tinggi seperti deposito bank dan portofolio investasi berisi saham dalam jumlah besar, dan obligasi (dana campuran atau dana saham).

Produk asuransi kesehatan diperlukan karena dengan menuanya usia seseorang, risiko penyakit kritis lebih besar ketimbang usia lebih muda. Produk asuransi kematian diperlukan untuk dapat menyediakan warisan berbentuk tunai bagi keluarga yang ditinggalkan.

Produk keuangan yang mungkin dibutuhkan pada tahapan ini adalah :

TahapanProduk keuangan
Masa menikah/ pembentukan keluarga
  • Tabungan, deposito, kredit perbankan dan/atau pembiayaan (untuk dana pernikahan, kredit kendaraan, dll)
  • Asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan untuk anak, unit link
  • Reksa dana ritel, Obligasi Ritel (ORI), Saham
  • Dana Pensiun (disediakan oleh perusahaan maupun membuat dana pensiun lembaga keuangan)
Masa kemapanan berkarir/penghasilanPada dasarnya meneruskan produk keuangan sebelumnya. Namun pada masa ini, porsi pada produk Investasi, semakin meningkat guna melipatgandakan kekayaan (saham, obligasi, Reksa Dana, maupun media investasi lainnya : properti, logam mulia, valuta asing, dll)







Daftar Perusahaan Fintech Yang Terdaftar di OJK Periode Agustus 2018

Selengkapnya >>

v

Artikel Terpopuler

Tentang Industri Jasa Keuangan
Baca selengkapnya >>
Perusahaan Efek
Baca selengkapnya >>
Perusahaan Modal Ventura
Baca selengkapnya >>
Apa itu Kredit dan Pembiayaan
Baca selengkapnya >>
Asuransi Penjaminan (Surety Bond)
Baca selengkapnya >>