Kontak | Indonesia | English

Beranda > Investasi

Investasi


Berinvestasi untuk Masa Depan

Setelah memiliki dana simpanan untuk keadaan darurat, Anda dapat mulai melakukan investasi untuk kebutuhan keuangan Anda di masa depan. Kata kunci utama dari investasi adalah “jangka waktu panjang”. Umumnya, orang yang berinvestasi mengharapkan dana yang diinvestasikan kembali dan mendapatkan keuntungan setelah jangka waktu kira-kira 3-5 tahun. Mengapa demikian? Jika dilihat dari tren, contohnya berinvestasi di pasar modal, naik turun-nya harga memang tidak dapat benar-benar diprediksi. Namun, dalam jangka waktu tahunan, nilai saham, obligasi, dan reksa dana cenderung meningkat. Berinvestasi tidak hanya dapat dilakukan melalui berbagai produk dari pasar modal. Anda juga dapat berinvestasi pada kepemilikan emas, atau bahkan properti yang marjin keuntungannya baru terakumulasi cukup besar jika telah dimiliki bertahun-tahun.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda menentukan tujuan keuangan sebelum berinvestasi sehingga uang yang Anda tempatkan pada instrumen investasi “tidak akan dicairkan” sebelum waktu yang cukup panjang, contohnya investasi untuk mendanai biaya pendidikan anak Anda.

Aksi yang dapat dilakukan:

  • Tentukan tujuan keuangan yang Anda ingin raih setelah beberapa tahun ke depan (misalnya 3, 5, 10 tahun ke depan).
  • Ukur kapasitas Anda untuk berkomitmen menyisihkan uang untuk investasi (selain uang tabungan).
  • Anda bisa memulai berinvestasi dengan mencari instrumen investasi yang rendah risiko, artinya nilainya tidak terlalu fluktuatif (naik-turun dengan signifikan). Apabila Anda berinvestasi di pasar modal, Anda dapat membeli obligasi, atau reksa dana pendapatan tetap yang memiliki risiko kecil dengan kenaikan nilai yang tidak terlalu fluktuatif (cenderung stabil). Sementara itu, jika Anda siap dengan risiko fluktuasi nilai yang tinggi dengan kemungkinan keuntungan yang lebih besar, Anda dapat membeli saham, reksa dana saham, atau reksa dana campuran.
  • Anda dapat memulai investasi mulai dari seratus ribu rupiah! Saat ini, perusahaan Manajer Investasi dan perusahaan Sekuritas telah menawarkan produk reksa dana dengan harga terjangkau. Selain itu, terdapat pula perusahaan sekuritas yang menawarkan Anda memiliki saham dengan cara menabung. 

Tips:

  • Ingatlah bahwa investasi dilakukan untuk jangka waktu yang panjang. Sebaiknya Anda tidak menggunakan instrumen investasi untuk membiayai kebutuhan jangak pendek (bulanan, 1-2 tahun ke depan).
  • Pahami bahwa ketika berinvestasi Anda harus mengenal risiko. High risk, high return, potensi keuntungan tinggi diikuti dengan risiko yang tinggi.
  • Waspadalah ketika Anda mendapatkan tawaran investasi dengan keuntungan besar (lebih besar dari suku bunga deposito), karena terdapat kemungkinan bahwa Anda akan berhadapan dengan risiko terjerat investasi bodong. Tips lebih lengkap mengenali dan menghindari investasi bodong dapat dilihat di sini (link)







Daftar Perusahaan Fintech Yang Terdaftar di OJK Periode Agustus 2018

Selengkapnya >>

v

Artikel Terpopuler

Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)
Baca selengkapnya >>
Definisi dan Jenis Obligasi
Baca selengkapnya >>
Reksa Dana: Investasi pas Bagi yang Serba Terbatas
Baca selengkapnya >>
Peran OJK Melawan Penawaran Investasi Ilegal
Baca selengkapnya >>
Penasihat Investasi
Baca selengkapnya >>